Pilih Mana, Naik Kereta Api Atau Bus?

 Pilih Mana, Naik Kereta Api Atau Bus?

Travelers berpengalaman umumnya telah punya alat transportasi favorit dan yang dipercaya bisa mengantar mereka dengan selamat ke area tujuan. Namun, bagi yang tetap awam dan baru saja memulai petualangan mungkin bingung pilih pilihan transportasi darat apa yang sebaiknya mereka pilih untuk traveling jarak pendek.

Saat ini alat transportasi darat terkenal untuk bepergian jarak menengah sampai jauh adalah kereta api dan bus. Memang, ada alat transportasi lain layaknya sepeda motor dan mobil angkutan umum. Tapi Pegipegi tidak cukup menyarankan gara-gara anda perlu punya stamina yang memadai prima untuk traveling dengan sepeda motor. Belum lagi efek keamanan yang mungkin besar menghadang, bahkan kalo anda tetap hijau di bidang traveling. Sedangkan angkutan umum antar kota tidak senantiasa ada di tiap tiap area dan jalan yang diambil. Ini bisa berakibat kebingungan bagi para pemula.

Lalu, apa aja sih keuntungan dan kerugian naik bus dan kereta api?

Bosan dengan kemacetan? Naiklah kereta api! harga.tiketbus.org

kereta api

Apakah anda style traveler yang sering nyasar, meski telah membekali diri dengan banyak informasi? Sebaiknya anda pilih kereta api gara-gara moda transportasi ini senantiasa berangkat dan pulang di jalan yang sama, dan mengerti pula area perhentiannya. Di selama perjalanan anda bisa menikmati pemandangan yang tak bisa disaksikan jikalau naik bus, walau lewat jalan yang sama. Kamu terhitung nggak perlu berhenti menanti lampu merah, justru kendaraan-kendaraan lain yang berhenti sementara kereta api yang anda tumpangi melintas di jalan raya.

Naik kereta api dijamin nyaman gara-gara anda nggak akan tersiksa akibat terjerat kemacetan berjam-jam. Asyiknya lagi, PT Kereta Api Indonesia (KAI) sekarang tetap berbenah untuk memberi tambahan layanan paling baik buat para penumpang dan sebagian kebijakannya dijamin semakin mengakibatkan anda semakin betah naik kereta api. Pemasangan AC di sebagian jalan kereta ekonomi, pelarangan pedagang asongan naik ke kereta api, pembatasan jumlah penumpang sesuai jumlah kursi, penurunan paksa penumpang tanpa tiket. Ini semua dikerjakan kegunaan menarik lebih banyak penumpang bepergian dengan kereta api, dan sejauh ini bisa dibilang berhasil.

Sayangnya, travelers,  meski larangan berdagang di didalam gerbong kereta telah diterapkan, tapi tetap ada saja pedagang bandel yang curi-curi peluang untuk menyelinap. Dan bisa ditebak, aksi satu orang pedagang yang sukses akan ditiru oleh pedagang lainnya. Sehingga tak jarang suasana nyaman terganggu oleh kehadiran mereka. Ini tidak benar satu kekurangannya.

Selain itu, kereta api nggak bisa menjadi pilihan seumpama anda bepergian secara mendadak. Karena anda perlu membeli tiket kereta maksimal satu hari sebelum saat keberangkatan. Nggak semua area punya stasiun dan anda nggak bisa turun di area yang anda mau. Harga tiket kereta api terhitung sedikit lebih mahal daripada bus.

Moda Transportasi Yang Menjangkau Segala Jurusan

bus

Kamu puas berpetualang di kota-kota paling dekat berasal dari area tinggal kamu, travelers? Kalo gitu anda perlu naik bus. Mengapa? Selain harga tiket bus lebih murah daripada kereta api, nyaris semua jurusan, baik antar kota didalam propinsi (AKDP) maupun antar kota antar propinsi (AKAP) bisa dijangkau oleh bus. Kamu terhitung bisa pilih jam keberangkatan, sudi berangkat pagi,siang, sore atau malam. Bahkan sebagian jurusan ada selama 24 jam. Kecuali bus malam, anda bisa naik bus secara segera tanpa perlu memesan sehari atau sebagian hari sebelumnya.

Nggak perlu ke terminal dulu untuk naik bus, gara-gara anda bisa naik bus berasal dari halte bus atau agen perjalanan yang telah bekerja sama dengan pengelola bus tertentu (kalo yang ini tertentu bus malam, travelers). Kamu terhitung nggak perlu menanti sampai bus yang anda naiki sampai di terminal, gara-gara anda bisa minta pak sopir menurunkan anda di area yang anda mau, asalkan tetap berada di satu jalan yang sama dengan yang dilalui bus. Bus dengan durasi perjalanan di atas 3 jam umumnya sediakan layanan makan siang/malam untuk penumpang, dan anda tak perlu membayarnya lagi gara-gara harga tiket bus telah terhitung makan.

Beberapa bus yang beroperasi di rute tertentu ada terhitung yang dilengkapi dengan TV LCD and musik (dangdut koplo dan sejenisnya), WiFi dan colokan listrik buat anda yang mendambakan me-recharge gadget kamu. Bus ekonomi tanpa AC cuma beroperasi untuk jalan pendek, dan agak nggak nyaman gara-gara tak jarang anda perlu berdesak-desakan, bahkan berdiri selama perjalanan. Biasanya hal ini berjalan kalo anda naik bus antar kota menjelang jam masuk kantor atau sebagian sementara sesudah jam pulang kantor.

Pengelola bus dan terminal rupanya tetap agak longgar didalam menerapkan ketentuan yang berkaitan dengan pedagang asongan. Jadi anda perlu sabar ya kalo mendadak bus anda beralih menjadi supermarket, akibat banyaknya pedagang yang masuk dan nawarin aneka macam barang di didalam bus kamu. Bus terhitung perlu share jalan dengan kendaraan darat lain, dan sering kali terjerat macet. Ini bisa menjadi sangat merugikan buat kamu, gara-gara pertambahan sementara yang dibutuhkan untuk sampai ke area tujuan.

Nah, sedikit banyak travelers telah mengerti kan, gambaran pilih pada kereta api atau bus untuk jalan-jalan? Pilih yang bijak, dan sesungguhnya sesuai dengan tujuan dan budget. Hati-hati di perjalanan ya!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pentingnya Website Toko Online Untuk Bisnismu!

Navigasi Pelatihan Kepabeanan: Kunci Kesuksesan Bisnis Ekspor Impor